Polsek Sedong Polresta Cirebon Gerak Cepat Tangani Kebakaran Dapur Rumah Warga di Desa Karangwuni

Cirebon – Personel Polsek Sedong Polresta Cirebon bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang menimpa rumah milik seorang warga lanjut usia bernama Kasmi (86) di Blok Widara Wetan, Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jumat malam (8/5/2026).

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Sedong menyampaikan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat, petugas Piket SPKT Polsek Sedong langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan serta membantu proses pemadaman api.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api diduga berasal dari tungku memasak yang berada di dapur rumah korban. Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIB, korban selesai memasak nasi dan memanaskan air. Namun, bara api di tungku masih digunakan untuk membakar kayu bakar sebelum korban pergi mandi.

Sekitar pukul 18.30 WIB, seorang saksi bernama Amar melihat kepulan asap tebal disertai api yang telah membakar bagian dinding dapur yang terbuat dari material GRC dan triplek. Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah barang di dalam dapur, di antaranya empat karung pupuk urea, empat buah dandang atau seeng tembaga, peralatan plastik, serta sejumlah papan kayu jati.

Dalam penanganan kejadian tersebut, terlihat sinergitas antara Polri, TNI, dan masyarakat. Personel Polsek Sedong yang dipimpin Kanit Binmas Aipda Riswanto dan Kanit Reskrim Aipda Supriadi, S.I.Kom., bersama anggota Koramil 0620-10 Lemahabang serta warga sekitar bahu-membahu memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan utama rumah.

“Berkat kerja sama cepat antara warga, kepolisian, TNI, dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB sehingga tidak merembet ke bagian rumah lainnya,” ujar Kapolsek Sedong.

Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pendinginan dan memastikan api benar-benar padam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Adapun personel Polsek Sedong yang bertugas di lokasi kejadian, yakni Aipda Riswanto selaku Kanit Binmas, Aipda Supriadi, S.I.Kom. selaku Kanit Reskrim, Briptu Yogi Iskandar anggota SPKT, dan Bripda M. Fikri Nugraha dari Unit Reskrim.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, mendata para saksi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan memastikan api pada tungku maupun kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.